Idul Adha 2017 (10 Zulhijah 1438 H) dan Puasa Arafah 2017 Muhammadiyah NU Pemerintah

Idul Adha 2017 (10 Zulhijah 1438 H) dan Puasa Arafah 2017 Muhammadiyah NU Pemerintah

Facebook Twitter Google Whatsapp

Idul Adha 2017 (10 Zulhijah 1438 H) dan Puasa Arafah 2017 Muhammadiyah NU Pemerintah

idul adha

Baca Info Update Hari Raya Idul Adha 2017 (10 Zulhijah 1438 H) dan Puasa Arafah 2017 Muhammadiyah NU Pemerintah Terbarunya di bawah ini:


PUASA ARAFAH

  1. Menurut Pemerintah / NU => Baca di => Puasa Arafah atau Puasa Arafah
  2. Menurut Muhammadiyah => Baca di => Puasa Arafah 2017 atau Puasa Arafah 2017

IDUL ADHA

  1. Menurut Pemerintah / NU => Baca di => Idul Adha atau Idul Adha
  2. Menurut Muhammadiyah => Baca di => Idul Adha 2017 atau Idul Adha 2017

Iduladha

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Idul Adha (bahasa Arab: عيد الأضحى) adalah sebuah hari raya Islam. Pada hari ini diperingati peristiwa kurban, yaitu ketika Nabi Ibrahim, yang bersedia untuk mengorbankan putranya untuk Allah, kemudian sembelihan itu digantikan oleh-Nya dengan domba.

Pada hari raya ini, umat Islam berkumpul pada pagi hari dan melakukan salat Ied bersama-sama di tanah lapang atau di masjid, seperti ketika merayakan Idul Fitri. Setelah salat, dilakukan penyembelihan hewan kurban, untuk memperingati perintah Allah kepada Nabi Ibrahim yang menyembelih domba sebagai pengganti putranya.

Hari Raya Idul Adha jatuh pada tanggal 10 bulan Dzulhijjah, hari ini jatuh persis 70 hari setelah perayaan Idul Fitri. Hari ini juga beserta hari-hari Tasyrik diharamkan puasa bagi umat Islam.

Pusat perayaan Idul Adha adalah sebuah desa kecil di Arab Saudi yang bernama Mina, dekat Mekkah. Di sini ada tiga tiang batu yang melambangkan Iblis dan harus dilempari batu oleh umat Muslim yang sedang naik Haji.

Hari Idul Adha adalah puncaknya ibadah Haji yang dilaksanakan umat Muslim. Terkadang Idul Adha disebut pula sebagai Idul Qurban atau Lebaran Haji.

Bahwa bila umat Islam meyakini, bahwa pilar dan inti dari ibadah Haji adalah wukuf di Arafah, sementara Hari Arafah itu sendiri adalah hari ketika jamaah haji di tanah suci sedang melakukan wukuf di Arafah, sebagaimana sabda Nabi saw.:

Ibadah haji adalah (wukuf) di Arafah.
— HR At Tirmidzi, Ibnu Majah, Al Baihaqi, ad Daruquthni, Ahmad, dan al Hakim. Al Hakim berkomentar, “Hadits ini sahih, sekalipun dia berdua [Bukhari-Muslim] tidak mengeluarkannya”.
Dalam hadits yang dituturkan oleh Husain bin al-Harits al-Jadali berkata, bahwa amir Makkah pernah menyampaikan khutbah, kemudian berkata:

Rasulullah saw. telah berpesan kepada kami agar kami menunaikan ibadah haji berdasarkan ru’yat (hilal Dzulhijjah). Jika kami tidak bisa menyaksikannya, kemudian ada dua saksi adil (yang menyaksikannya), maka kami harus mengerjakan manasik berdasarkan kesaksian mereka.
— HR Abu Dawud, al Baihaqi dan ad Daruquthni. Ad Daruquthni berkomentar, “Hadits ini isnadnya bersambung, dan sahih.”
Hadits ini menjelaskan: Pertama, bahwa pelaksanaan ibadah haji harus didasarkan pada hasil ru’yat hilal 1 Dzulhijjah, sehingga kapan wukuf dan Idul Adhanya bisa ditetapkan. Kedua, pesan Nabi kepada amir Makkah, sebagai penguasa wilayah, tempat di mana perhelatan haji dilaksanakan untuk melakukan ru’yat; jika tidak berhasil, maka ru’yat orang lain, yang menyatakan kesaksiannya kepada amir Makkah.

quick count pilpres 2019
beasiswa kuliah 2017 2018 2019 2020 2021 2022

loading...

0 komentar:


Like Facebook Kami

Pencarian

Hubungi Kami

Nama : Agung / Evi
No. Hp : 0856.4324.3536
YM: celunk88@yahoo.co.id
WA : 085729826010
PIN BB : SMS utk minta PIN BB
Jam Operasional : 09.00 - 16.00 WIB
Denah Lokasi Kami : [ Klik Disini ]

Populer